Peraih Gold Medal Sempat Putus Sekolah Karena Masalah Ekonomi

Perkenalkan nama saya Agung Wicaksono, Saya adalah seorang anak buruh tani di Banyuwangi,  Setelah lulus dari SMP, saya terpaksa tidak langsung mendaftar ke SMA karena keterbatasan ekonomi keluarga, akhirnya selama setahun saya membantu orang tua sebagai buruh tani, melihat kesungguhan saya belajar akhirnya orang tua menyuruh saya mendaftar sekolah ditahun berikutnya, Mengingat ini kesempatan terakhir saya sekolah, saya berusaha menjadi siswa terbaik disekolah saya. Setelah lulus SMA saya kembali membantu orang tua disawah dan beberapa hari kemudian, saya dipanggil oleh sekolah untuk didaftarkan kuliah dengan Beasiswa BidikMisi dan Alhamdulilah saya diterima melalui jalur SNMPTN di Universitas Brawijaya Malang dengan jurusan Agroekoteknologi pada tahun 2011.

Ketika menjadi seorang mahasiswa adalah masa-masa yang terbaik untuk mencari teman sebanyak mungkin, membangun networking dan menggali semua potensi yang saya miliki. Berkat keaktifan saya mengikuti banyak berbagai kegiatan, mengantarkan saya menjadi Mahasiswa Berprestasi Utama Fakultas Pertanian dan menjadi runner upMahasiswa Berprestasi Universitas Brawijaya 2014 serta lulusan tercepat dengan lama studi 3,5 Tahun. Bagi saya, menjadi mahasiswa berprestasi bukan hanya tentang bagaimana menjadi orang hebat tapi juga mampu menghebatkan, seorang mahasiswa berprestasi adalah mereka yang mampu menginspirasi dan menciptakan perubahan, karna apa guna ilmu dan pencapaian ketika kita tidak dapat berbagi kebahagiaan.

Setelah lulus sarjana saya melanjutkan Master di Seoul National University Jurusan Plant Science di Korea Selatan melalui Beasiswa Korean Government Scholarship pada tahun 2015. Setelah lulus saya kembali ke Indonesia dan Alhamdulilah langsung mendapat pekerjaan di PT Petrokimia Gresik dibagian Penelitian dan Pengembangan.

Berkat salah satu penemuan saya teknologi Pupuk Nanotech Kathasi, saya dianugrahkan People of the yearkategori Innovator muda Indonesia oleh Pemerintah Indonesia. Karya tersebut juga pernah mengharumkan nama Indonesia diajang Internasional meraih “Gold MedalKorean Creative Innovation Contest di Seoul, South Korea. Dan 30 Okrober 2018 saya terpilih menjadi Juri di International Busines Award di London.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Beasiswa Inspirasi

KIP Kuliah: Dari Ibukota hingga Kaki Gunung Sumbing

Abdul Kholiq, seorang anak petani dari Kaki Gunung Sumbing yang berjuang menggapai impianya dari Sekolah Dasar, melanjutkan Kuliah dan dapat terbantu karena Beasiswa Bidikmisi hingga Magister

Read More
Beasiswa News

Volunteer KIP Kuliah 2022 menjadi Garda Depan Membimbing Calon Mahasiswa KIP Kuliah

Progam Volunteer yang digerakan oleh Bidikmisi Indonesia dalam rangka menyebar luaskan informasi terkait KIP Kuliah kepada para calon pendaftar di seluruh pelosok Indonesia.

Read More
Ricky Melakukan Penelitian di Kandang Bebek
Beasiswa Inspirasi

Antara Kuliah atau Kondisi Keluargaku

Ricky Irawan seorang remaja yang berkuliah dengan segala kekurangan serta kesedihan dalam memperjuangkan nasib pendidikannya

Read More